Sebuah aplikasi musik baru di Android menghadirkan pengalaman yang sangat mirip dengan iPod Classic, lengkap dengan tampilan lawas yang ikonik. Aplikasi bernama NostalgicPod – Retro Player itu mencoba mengubah ponsel Android menjadi pemutar musik bergaya iPod, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai untuk pengguna masa kini.
Daya tarik utamanya bukan hanya nostalgia visual, melainkan juga kombinasi desain klasik dan fitur modern dalam satu aplikasi berbayar. Dengan harga $4.99, pengguna mendapatkan antarmuka yang meniru iPod Classic sekaligus pemutar musik yang mendukung file lokal, podcast, hingga radio internet.
iPod pernah menjadi salah satu perangkat paling berpengaruh di industri teknologi pada awal 2000-an. Apple saat itu merilis banyak versi, termasuk iPod Nano, Shuffle, dan Classic, yang masing-masing punya peran berbeda di pasar pemutar musik portabel.
Namun lini iPod akhirnya dihentikan Apple pada 2022. Keputusan itu datang setelah pemutar musik dan video mandiri makin tersisih oleh smartphone yang sudah mengambil alih hampir seluruh fungsi hiburan bergerak.
Di tengah kondisi itu, NostalgicPod muncul dengan pendekatan yang jelas menyasar penggemar desain iPod Classic. Aplikasi ini menghidupkan kembali elemen-elemen visual yang sangat dikenal, seperti click wheel atau cover wheel, sistem menu, rating bintang, dan tampilan Now Playing yang dibuat setia pada perangkat aslinya.
Sentuhan nostalgia itu juga diperluas ke area yang tidak selalu ditemukan di aplikasi musik modern. Pengembang bahkan menambahkan gim sederhana seperti Brick, Snake, dan Solitaire ke dalam aplikasi, memperkuat nuansa perangkat lawas yang dulu akrab dengan hiburan ringan.
Meski tampil seperti produk retro, fondasi aplikasinya tetap modern. Menurut pengembang, NostalgicPod dapat mengambil koleksi lagu dari penyimpanan perangkat, kartu SD, dan USB, sehingga tidak hanya mengandalkan koneksi internet.
Aplikasi ini juga mendukung pemutaran offline, salah satu fitur yang paling dekat dengan konsep pemutar musik klasik. Untuk kualitas audio, NostalgicPod disebut mendukung file FLAC lossless hingga 24-bit/192 kHz, yang memberi ruang bagi pengguna dengan koleksi musik beresolusi tinggi.
Fitur pendukung lain juga cukup lengkap untuk kelas aplikasi bertema nostalgia. NostalgicPod dapat mencari artwork yang hilang dari lagu dan menampilkan lirik melalui LRCLIB, sehingga pengalaman mendengarkan tidak berhenti pada tampilan antarmuka saja.
Pengguna juga mendapat akses ke ribuan stasiun radio internet. Selain itu, tersedia pemutar podcast khusus yang dibundel langsung di dalam aplikasi, membuatnya lebih menyerupai pusat audio pribadi ketimbang sekadar replika iPod.
Dari sisi bahasa, aplikasi ini sudah mendukung English, Spanish, Italian, French, dan Japanese. Dukungan multibahasa itu menunjukkan bahwa aplikasi ini tidak hanya dibuat sebagai proyek iseng untuk segmen kecil, tetapi dirancang agar dapat dipakai lebih luas.
Pengembang sendiri menekankan bahwa NostalgicPod bukan sekadar tiruan. Dalam deskripsi aplikasinya, pengembang menyebut aplikasi itu sebagai “surat cinta” untuk iPod, perangkat yang dulu membuat musik terasa dekat dan personal bagi banyak orang.
Pendekatan itu tampaknya cukup diterima oleh pengguna yang memang punya ikatan emosional dengan iPod. Di Reddit, respons pengguna terhadap proyek ini disebut cenderung positif, dengan anggapan bahwa pengalaman ala iPod Classic di ponsel Android seharga $5 masih terasa menarik.
Ketertarikan itu juga masuk akal jika melihat perubahan cara orang menikmati musik saat ini. Banyak pengguna kini sepenuhnya bergantung pada layanan streaming, sehingga aplikasi seperti NostalgicPod menawarkan sesuatu yang berbeda: sensasi mengelola dan memutar koleksi musik sendiri dengan antarmuka yang familier bagi generasi tertentu.
Pada saat yang sama, aplikasi ini tidak berusaha mengembalikan masa lalu secara mentah. NostalgicPod justru mengawinkan bentuk lama dengan kebiasaan baru, dari dukungan file lokal berkualitas tinggi hingga fitur lirik, podcast, dan radio internet yang tidak pernah menjadi inti iPod Classic dulu.
Bagi pengguna Android, itu berarti ponsel bisa mengambil peran ganda. Di satu sisi tetap menjadi smartphone modern, tetapi di sisi lain juga bisa berubah menjadi pemutar musik bergaya iPod hanya lewat satu aplikasi.
Kehadiran NostalgicPod menunjukkan bahwa warisan iPod belum benar-benar hilang, meski perangkatnya sudah lama tidak diproduksi. Yang bertahan bukan hanya bentuknya, tetapi juga cara sebuah perangkat musik sederhana dulu membangun hubungan emosional dengan penggunanya.
Source: www.androidauthority.com






