Aplikasi Galaxy Wearable Bocor Rombak Total, Galaxy Watch Bisa Jadi Jauh Lebih Cerdas

Samsung tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar berikutnya untuk ekosistem jam pintarnya. Setelah Samsung Health lebih dulu mendapat penyegaran, kini aplikasi Galaxy Wearable disebut-sebut akan menerima desain ulang besar dengan tampilan baru, navigasi yang lebih rapi, dan fungsi yang jauh lebih praktis.

Kabar ini menarik karena Galaxy Wearable selama ini menjadi pusat pengaturan utama untuk Galaxy Watch. Jika perubahan yang bocor benar-benar dirilis, aplikasi pendamping itu tidak lagi sekadar tempat mengubah setelan, tetapi bisa berkembang menjadi dasbor yang lebih cerdas untuk perangkat wearable Samsung.

Menurut laporan SammyGuru, Samsung sedang mendesain ulang aplikasi pendamping tersebut bersamaan dengan pengembangan One UI 9 Watch. Pembaruan ini disebut bertujuan memudahkan navigasi sambil membuka petunjuk soal fitur Galaxy AI dan alat kesehatan baru untuk Galaxy Watch generasi berikutnya.

Perubahan paling terlihat ada pada tampilan visualnya. Samsung dilaporkan mulai meninggalkan antarmuka hitam polos dan menggantinya dengan gradasi biru serta ungu yang lebih lembut, kartu mengambang, dan tata letak yang lebih bersih sejalan dengan bahasa desain One UI terbaru.

Navigasi dibuat lebih sederhana

Struktur aplikasi juga disebut berubah menjadi tiga bagian utama, yakni Watch faces, Home, dan Settings. Pendekatan ini dinilai dapat memangkas langkah pengguna saat mencari menu penting yang sebelumnya terasa lebih tersebar.

Tab Home menjadi salah satu titik pembaruan terbesar. Alih-alih langsung membawa pengguna ke pengaturan, halaman ini kini menampilkan gambar besar Galaxy Watch yang terhubung, level baterai, dan perkiraan sisa daya.

Samsung juga menempatkan pintasan untuk pengaturan yang paling sering dipakai di bagian atas. Notifikasi, quick settings, tiles, dan aplikasi disebut muncul lebih depan sehingga perubahan rutin bisa dilakukan tanpa harus masuk terlalu dalam ke menu.

Peramban watch face ikut mendapat sentuhan baru. Kini pratinjau tidak hanya tampil sebagai gambar datar, tetapi menunjukkan keseluruhan jam dengan watch face yang sudah diterapkan.

Perubahan itu terlihat kecil, tetapi dampaknya cukup jelas bagi pengalaman pengguna. Tampilan seperti ini memudahkan pemilik jam untuk menilai apakah sebuah watch face cocok dengan model perangkat yang mereka gunakan sebelum memasangnya.

Menu lama tetap ada, tetapi dirapikan

Bagian Settings disebut masih mempertahankan banyak elemen yang sudah dikenal pengguna lama. Namun, Samsung merapikan tampilannya lewat ikon monokrom yang lebih sederhana dan susunan menu yang lebih tertib.

Beberapa opsi yang sering dipakai juga dipindah ke posisi atas. Find My Watch dan user guide termasuk menu yang disebut kini lebih mudah dijangkau saat benar-benar dibutuhkan.

Halaman seperti About Watch dan Software Update juga dilaporkan ikut diperbarui secara visual. Meski begitu, build yang bocor masih memuat grafik placeholder dan referensi ke perangkat lunak yang jauh lebih lama, yang menunjukkan pengerjaan aplikasi ini kemungkinan belum sepenuhnya final.

Galaxy AI disebut akan punya peran lebih besar

Kebocoran ini tidak hanya bicara soal desain. Penelusuran pada aplikasi yang bocor juga disebut menemukan beberapa fitur yang belum pernah hadir di Galaxy Watch sebelumnya.

Salah satu yang paling mencolok adalah AI-generated Tiles. Fitur ini dikabarkan memungkinkan pengguna meminta Galaxy AI membuat Tile berdasarkan informasi yang memang ingin mereka lihat, tanpa harus memilih widget secara manual satu per satu.

Contoh yang disebut mencakup gabungan cuaca hari ini, skor langsung tim favorit, berita terbaru, hingga jumlah langkah harian dalam satu Tile. Jika hadir, pendekatan ini bisa mengubah cara pengguna menyusun informasi di layar jam agar lebih personal dan ringkas.

Samsung juga disebut menyiapkan pintasan Gemini yang lebih natural lewat gestur raise-to-talk. Dengan cara ini, jam mungkin akan mulai mendengarkan secara otomatis saat pengguna mengangkat pergelangan tangan, tanpa perlu menahan tombol lebih dulu.

Pendekatan seperti itu berpotensi membuat interaksi suara terasa lebih cepat dalam penggunaan sehari-hari. Pengguna cukup melihat jam lalu langsung bertanya soal cuaca atau memasang timer tanpa langkah tambahan.

Fitur kesehatan baru ikut terungkap

Selain AI, kebocoran ini juga mengarah pada peningkatan besar di sisi kesehatan. Salah satunya adalah Daily Cardio Load, fitur yang tampaknya dirancang untuk menyarankan intensitas latihan berdasarkan riwayat kebugaran dan aktivitas terbaru pengguna.

Ada pula fitur bernama Vitals. Fitur ini disebut dapat memantau perubahan semalaman pada metrik seperti detak jantung, laju pernapasan, dan suhu kulit untuk membantu pengguna melihat perubahan penting dari waktu ke waktu.

Samsung juga dilaporkan menyiapkan Sound Exposure. Fitur ini akan melacak seberapa besar paparan kebisingan yang diterima pengguna sepanjang hari, termasuk dari lalu lintas, konser, atau kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi.

Jika hadir sesuai bocoran, fitur tersebut bisa memperluas peran Galaxy Watch dari sekadar pelacak aktivitas menjadi alat pemantau kebiasaan yang lebih preventif. Fokusnya bukan hanya mengukur kondisi tubuh, tetapi juga membantu pengguna mengenali pola yang berpotensi berdampak pada kesehatan.

Ada fitur khusus untuk lini Ultra

Sejumlah tambahan lain tampaknya diarahkan untuk jam tangguh seri Ultra. Fitur-fitur itu mencakup alat trail running dengan pelacakan elevasi, penyimpanan waypoint, route retracing untuk pendakian, serta fitur terkait selam yang bisa berjalan otomatis pada kedalaman tertentu.

Samsung belum mengonfirmasi apakah fitur-fitur ini akan tetap eksklusif untuk lini Ultra. Namun, fokus pada aktivitas luar ruang memberi sinyal kuat bahwa perusahaan memang sedang memperluas kemampuan jam pintarnya ke segmen penggunaan yang lebih spesifik.

Secara keseluruhan, kebocoran ini menggambarkan perubahan arah untuk Galaxy Wearable. Aplikasi yang sebelumnya identik dengan menu pengaturan kini tampak diposisikan sebagai pusat kendali yang lebih visual, lebih cepat diakses, dan lebih dekat dengan fitur AI serta kesehatan yang akan datang di Galaxy Watch.

Source: www.androidauthority.com
Terkait