Kanwil DJPb DKI Jakarta Raih Penghargaan PNBP USO, Akuntabilitas Dana Internet 3T Diakui

Author: Qoo Media

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan bergengsi pada ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026. Institusi ini dinobatkan sebagai pemenang kategori Mitra Pengelolaan PNBP USO dengan Akuntabilitas Terbaik.

Penghargaan tersebut menegaskan peran Kanwil DJPb DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola dana negara di sektor telekomunikasi. Pencapaian ini juga menunjukkan pentingnya pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Universal Service Obligation (USO) yang berjalan secara transparan dan akuntabel.

Peran Dana USO dalam Konektivitas Digital

Dana USO menjadi salah satu instrumen utama untuk mendukung program konektivitas digital yang dikelola oleh BAKTI Komdigi. Anggaran ini diarahkan untuk memperluas akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T di berbagai daerah Indonesia.

Secara teknis, PNBP dari kontribusi USO dihimpun dari persentase pendapatan kotor penyelenggara telekomunikasi. Dana yang terkumpul lalu digunakan untuk membiayai proyek strategis yang menyasar daerah yang masih sulit dijangkau layanan digital.

Pemanfaatannya mencakup pembangunan Base Transceiver Station atau BTS di area blank spot dan penguatan jaringan tulang punggung. Selain infrastruktur, dana USO juga mendukung program literasi digital bagi masyarakat di pelosok.

Pengakuan atas Akuntabilitas Pengelolaan

Acara penganugerahan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, dan diinisiasi oleh detikcom bersama BAKTI Komdigi. Kegiatan ini digelar untuk mengapresiasi pihak-pihak yang berkontribusi memperluas akses digital dan meningkatkan literasi teknologi nasional.

Direktur Utama BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar menekankan pentingnya kolaborasi dengan mitra strategis, termasuk DJPb. Ia menilai akuntabilitas menjadi unsur yang sangat penting agar pengelolaan dana benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Fadhilah menyampaikan bahwa akuntabilitas dalam pengelolaan dana USO harus menjadi perhatian utama. Ia menegaskan setiap rupiah yang dihimpun perlu memberi manfaat nyata, terutama bagi masyarakat di daerah yang belum menikmati konektivitas memadai.

Penghargaan untuk Kanwil DJPb DKI Jakarta menjadi bentuk pengakuan atas komitmen menjaga tata kelola dana publik. Pencapaian ini juga memperlihatkan bahwa aspek transparansi tetap menjadi dasar dalam mendukung agenda pemerataan digital.

Dukungan bagi Pemerataan Akses Internet

Ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 memberikan total 13 kategori penghargaan kepada berbagai pihak. Penerimanya meliputi pemerintah daerah, lembaga layanan publik, hingga individu yang aktif mendorong pemanfaatan teknologi di wilayah 3T.

Penghargaan yang diterima Kanwil DJPb DKI Jakarta memperkuat posisi Kementerian Keuangan dalam mendukung ekosistem digital nasional. Tata kelola yang baik dinilai penting agar program konektivitas dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan pengelolaan yang transparan, dana USO diharapkan terus mendukung pemerataan akses internet bagi masyarakat luas. Fokusnya tetap pada penyediaan infrastruktur dan layanan digital yang lebih merata, sehingga transformasi digital dapat dirasakan lebih adil di seluruh wilayah Indonesia.

Terbaru