PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk. mencatat pemegang polis muda berusia 25–40 tahun kini menembus lebih dari 3,29 juta, atau tumbuh 10% secara tahunan. Kenaikan ini ikut mendorong kontribusi kanal digital, dengan perolehan premi bruto yang tumbuh lebih dari 7% secara tahunan pada Mei 2026.
Direktur Zurich Indonesia Tini Nurianto menyebut segmen usia tersebut cenderung mencari perlindungan yang dekat dengan aktivitas harian. Produk yang paling relevan di antaranya asuransi kendaraan bermotor roda dua, asuransi kecelakaan diri, dan asuransi kendaraan roda empat.
Dorongan dari kebutuhan proteksi yang praktis
Pola kebutuhan nasabah muda menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan bisnis digital Zurich. Segmen ini dinilai lebih responsif terhadap produk yang mudah diakses dan memberi manfaat langsung untuk mobilitas sehari-hari.
Tini menjelaskan, pertumbuhan pemegang polis muda tidak hanya memperluas basis nasabah, tetapi juga memperkuat kinerja premi dari kanal digital. “Pertumbuhan ini turut memberikan andil dalam peningkatan kontribusi kanal digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).
Pendekatan langsung ke generasi muda
Untuk menjangkau pasar yang lebih muda, Zurich ikut serta dalam Semasa Piknik 2026 di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 26–28 Juni 2026. Ajang ini menjadi ruang bagi perseroan untuk memperkenalkan produk perlindungan melalui format yang lebih dekat dengan gaya hidup urban.
Tini mengatakan partisipasi itu dirancang agar asuransi terasa lebih relevan dan mudah diterima oleh generasi muda. Kehadiran Zurich di festival kreatif dan bazar urban tersebut juga dimaksudkan untuk membuka dialog yang lebih sederhana tentang pentingnya proteksi.
Perlindungan gratis bagi peserta acara
Dalam kegiatan itu, Zurich menyediakan Asuransi Kecelakaan Diri secara gratis bagi tenant dan peserta aktivitas tertentu selama acara berlangsung. Perlindungan tersebut mencakup santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan hingga Rp50 juta.
Selain itu, peserta juga memperoleh penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga Rp5 juta. Skema ini menunjukkan upaya perusahaan menghadirkan pengalaman langsung agar manfaat asuransi lebih mudah dipahami.
Mendukung ekosistem kreatif dan UMKM
Zurich menempatkan keikutsertaannya di Semasa Piknik 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi kreatif dan pelaku UMKM lokal. Perusahaan menilai keterlibatan dalam ekosistem seperti ini dapat membantu pelaku usaha berkarya dengan lebih percaya diri.
Di saat yang sama, Zurich melihat momen tersebut sebagai sarana memperluas literasi asuransi di tengah masyarakat. Perseroan menegaskan akan terus menghadirkan inisiatif yang menggabungkan edukasi proteksi dengan pengalaman langsung agar pemahaman publik terhadap manfaat asuransi semakin kuat.
