RedMagic 11S Pro tampil beda dari kebanyakan ponsel gaming karena sistem pendinginnya tidak disembunyikan. Bagian belakang perangkat justru memperlihatkan elemen pendingin aktif lewat panel semi-transparan, termasuk lingkaran besar di tengah bodi yang langsung mencuri perhatian.
Pendekatan ini membuat identitas gaming ponsel terlihat sejak pandangan pertama. RedMagic 11S Pro bukan hanya membawa kipas pendingin internal, tetapi juga menampilkan keberadaannya secara visual melalui ventilasi udara di sisi bodi dan efek lampu RGB yang bisa terlihat dari luar.
Desain yang menonjolkan pendingin aktif
Sistem yang ditampilkan di bagian belakang disebut Aqua Core Liquid Cooling System. Pada unit varian Subzero, tampilannya dipadukan dengan warna abu-abu metalik dan aksen biru yang memberi kesan futuristis.
Ventilasi udara ditempatkan di bingkai sisi kiri dan kanan perangkat. Jalur ini menjadi akses keluar-masuk udara untuk kipas pendingin internal yang menjadi salah satu ciri utama ponsel ini.
Ventilasi tersebut sengaja dibuat jelas terlihat. Dengan begitu, pengguna dapat langsung mengenali bahwa perangkat ini memakai sistem pendingin aktif, bukan hanya mengandalkan pendinginan pasif seperti ponsel biasa.
Sistem pendingin aktif itu juga dibekali lampu RGB. Efek cahayanya dapat terlihat melalui ventilasi dan bagian tertentu dari bodi, sehingga komponen internal ikut menjadi bagian dari desain.
Bukan hanya punggung perangkat yang mendapat sentuhan RGB. Lampu serupa juga hadir di beberapa sisi lain, termasuk bingkai dan komponen di dalam ponsel, untuk memperkuat nuansa gaming.
Nyaman dipakai dalam posisi horizontal
Salah satu detail yang menonjol ada pada modul kamera belakang yang dibuat rata dengan bodi. Meski membawa tiga kamera, bagian belakang tidak memiliki tonjolan yang mengganggu saat ponsel dipakai bermain dalam posisi horizontal.
Desain ini memberi dampak praktis saat digenggam. Telapak tangan tidak terganggu modul kamera yang menonjol, sehingga genggaman terasa lebih nyaman ketika perangkat digunakan untuk sesi gaming yang lama.
Kamera yang rata juga membuat ponsel bisa diletakkan di atas meja secara lebih stabil. Saat bagian belakang menghadap ke atas meja, bodinya tetap rata dan tidak goyah.
RedMagic 11S Pro memang tergolong besar. Perangkat ini mengusung layar 6,85 inci dan baterai berkapasitas 7.500 mAh, dua faktor yang ikut membentuk ukuran bodinya.
Meski begitu, frame datar berbahan metal memberi kesan kokoh di tangan. Bentuk sisi yang mengotak juga membantu mempertegas karakter perangkat sebagai ponsel gaming yang serius.
Finishing bodinya disebut tidak licin. Detail ini penting karena perangkat gaming berukuran besar akan lebih nyaman dipakai jika tidak mudah tergelincir saat digenggam.
Tombol lebih lengkap dari ponsel biasa
RedMagic 11S Pro membawa lebih banyak kontrol fisik dan sentuh dibanding smartphone umum. Di sisi kanan terdapat ventilasi udara, dua shoulder trigger kapasitif, tombol power, tombol volume, serta slider berwarna untuk mengaktifkan Game Space.
Shoulder trigger tersebut berfungsi seperti tombol L1 dan R1 pada controller PlayStation. Kehadirannya memberi opsi kontrol tambahan saat bermain game tanpa perlu aksesori terpisah.
Sisi kiri perangkat juga tidak dibiarkan polos. Di bagian ini terdapat ventilasi udara lain serta indikator “Game Mode” yang bisa menyala.
Kombinasi ventilasi, trigger, slider, dan indikator mode permainan membuat perangkat terasa dirancang khusus untuk gaming. Identitas itu tidak hanya terlihat dari spesifikasi, tetapi juga dari tata letak elemen fisiknya.
Layar penuh tanpa punch hole
Di bagian depan, RedMagic 11S Pro mengandalkan panel AMOLED 6,85 inci dengan bezel tipis. Layar ini tampil penuh tanpa punch hole, sehingga bidang pandang terlihat lebih bersih.
Kamera selfie tidak dihilangkan, melainkan ditempatkan di bawah layar. Nubia menyebut pendekatan under-display camera ini dipakai untuk menciptakan tampilan yang lebih imersif saat bermain game atau menonton konten.
Tampilan layar penuh semacam ini menjadi nilai tambah bagi perangkat gaming. Tidak adanya lubang kamera di area tampilan membuat perhatian pengguna lebih fokus ke permainan.
Ponsel ini juga masih mempertahankan audio jack 3.5 mm. Kehadiran port tersebut memberi opsi langsung untuk memakai headset kabel, yang masih disukai sebagian gamer karena praktis dan familier.
Dari luar, RedMagic 11S Pro menggabungkan banyak elemen yang secara terang-terangan menunjukkan jati dirinya. Pendingin aktif yang terlihat, ventilasi besar, trigger kapasitif, layar penuh, dan kamera belakang rata membuat perangkat ini tampil sebagai ponsel gaming yang tidak berusaha menyamarkan karakternya.
Source: tekno.kompas.com






