Harga Wuling Eksion Naik Rp 10 Juta, Jatah Harga Promo 1.500 Pembeli Pertama Sudah Habis

Harga Wuling Eksion kini resmi naik Rp 10 juta di seluruh varian. Kenaikan ini terjadi setelah masa harga promosi untuk pemesan awal berakhir, sehingga konsumen yang melakukan pemesanan sekarang harus membayar harga normal.

Perubahan harga ini penting dicermati karena sebelumnya Wuling memberi potongan khusus saat peluncuran. Program itu hanya berlaku untuk 1.500 konsumen pertama, dan kuotanya kini sudah habis.

Marketing Director Wuling Motors Ricky Christian menjelaskan, harga pre-book memang sejak awal diberikan sebagai bentuk apresiasi saat peluncuran. Setelah periode itu selesai, harga Wuling Eksion kembali ke banderol on the road normal.

Menurut Ricky, potongan pada masa pre-book mencapai Rp 10 juta. Karena itu, ketika program berakhir, harga seluruh varian otomatis kembali naik sebesar nominal yang sama.

Kenaikan ini berlaku untuk model listrik murni maupun plug-in hybrid. Dengan begitu, baik varian EV maupun PHEV sama-sama mengalami penyesuaian harga setelah promo awal ditutup.

Untuk varian Wuling Eksion EV CE, harga berubah dari Rp 389 juta menjadi Rp 399 juta. Sementara Wuling Eksion EV EX naik dari Rp 459 juta menjadi Rp 469 juta.

Di lini plug-in hybrid, Wuling Eksion PHEV CE kini dibanderol Rp 459 juta dari sebelumnya Rp 449 juta. Adapun Wuling Eksion PHEV EX naik dari Rp 499 juta menjadi Rp 509 juta.

Daftar harga terbaru Wuling Eksion

VarianHarga sebelumnyaHarga sekarang
Wuling Eksion EV CERp 389 jutaRp 399 juta
Wuling Eksion EV EXRp 459 jutaRp 469 juta
Wuling Eksion PHEV CERp 449 jutaRp 459 juta
Wuling Eksion PHEV EXRp 499 jutaRp 509 juta

Berakhirnya harga khusus ini datang di tengah permintaan yang disebut terus bertambah. Wuling menyatakan pemesanan Eksion tidak berhenti setelah peluncuran, bahkan terus meningkat seiring distribusi ke konsumen berjalan.

Ricky mengatakan unit pertama sudah diserahkan kepada konsumen setelah satu minggu sejak peluncuran. Setelah itu, surat pemesanan kendaraan dan angka pre-book disebut terus naik.

Distribusi kendaraan juga sudah berjalan cukup luas. Hingga bulan lalu, lebih dari 1.000 unit disebut telah dikirim ke tangan konsumen, dan proses pengiriman masih terus berlangsung untuk pemesan berikutnya.

Data itu memberi gambaran bahwa kenaikan harga bukan terjadi karena perubahan spesifikasi atau penambahan varian. Penyesuaian murni terjadi karena skema harga awal yang bersifat terbatas sudah selesai.

Di sisi lain, jumlah pemesanan juga terus bertambah dari angka awal sekitar 1.500 unit. Ricky menyebut totalnya kini sudah mendekati 2.000 unit.

Angka pemesanan yang terus bergerak ini menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap Wuling Eksion masih terjaga. Situasi itu juga menjelaskan mengapa Wuling tidak lagi mempertahankan harga promosi yang sejak awal memang dibatasi untuk konsumen tertentu.

Bagi calon pembeli, poin terpenting saat ini adalah tidak ada lagi harga pre-book untuk model tersebut. Seluruh transaksi baru akan mengacu pada harga on the road normal yang sudah naik Rp 10 juta dibandingkan banderol promosi saat peluncuran.

Skema seperti ini lazim digunakan untuk menarik minat awal pasar sekaligus memberi insentif kepada pemesan pertama. Dalam kasus Wuling Eksion, manfaat itu telah dinikmati 1.500 konsumen pertama yang mendapat potongan harga saat mobil ini mulai diperkenalkan.

Dengan pengiriman yang sudah menembus lebih dari 1.000 unit dan pemesanan mendekati 2.000 unit, fase awal penjualan Eksion terlihat bergerak cepat. Kenaikan harga Rp 10 juta pun menjadi penanda bahwa masa promo pembuka sudah ditutup dan model ini kini masuk ke fase penjualan reguler.

Source: oto.detik.com
Terkait