Sidang Berakhir, Gugatan Harry dan Elton John Menunggu Putusan Daily Mail

Persidangan di Pengadilan Tinggi London atas gugatan Pangeran Harry, Elton John, dan lima tokoh lain terhadap penerbit Daily Mail telah selesai setelah berlangsung selama 10 pekan. Hakim Matthew Nicklin mengatakan putusan belum akan keluar dalam waktu dekat karena ia membutuhkan waktu untuk menilai seluruh bukti dan argumen yang telah dipaparkan.

Gugatan ini menjadi sorotan besar karena menyangkut tuduhan pengumpulan informasi secara melanggar hukum oleh Associated Newspapers Limited, penerbit Daily Mail dan Mail on Sunday. Para penggugat menilai praktik yang dituduhkan berlangsung selama bertahun-tahun dan melibatkan tindakan seperti penyadapan pesan suara, pemantauan telepon rumah, hingga pengadaan data pribadi melalui tipu daya.

Siapa saja yang menggugat Daily Mail

Tujuh penggugat dalam perkara ini adalah Pangeran Harry, Elton John, suaminya David Furnish, aktris Liz Hurley, aktris Sadie Frost, aktivis Doreen Lawrence, dan mantan anggota parlemen Inggris Simon Hughes. Mereka mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi pada Oktober 2022 dengan tuduhan bahwa Associated Newspapers terlibat dalam pengumpulan informasi secara ilegal.

Associated membantah seluruh tuduhan itu dan menyebutnya sebagai “preposterous smears”. Perusahaan media tersebut bersikeras bahwa informasi yang dipakai wartawan mereka berasal dari sumber sah, termasuk kontak yang memiliki akses ke kalangan selebritas.

Apa inti tuduhan dalam kasus ini

Para penggugat menuduh jurnalis di bawah naungan kedua koran itu memakai penyelidik swasta untuk melakukan berbagai tindakan melanggar hukum antara 1993 dan 2011. Tuduhan tersebut mencakup peretasan pesan suara di ponsel, penyadapan telepon rumah, serta memperoleh data rahasia seperti detail penerbangan dan rekam medis dengan cara menipu, yang dikenal sebagai blagging.

Sejumlah nama besar dari kalangan jurnalis aktif maupun mantan jurnalis juga disebut terlibat dalam uraian kasus ini. Tuduhan itu memperkuat perhatian publik karena menyangkut cara kerja media tabloid Inggris yang selama bertahun-tahun kerap dikritik dalam perkara privasi.

Kesaksian para penggugat di ruang sidang

Selama persidangan, ketujuh penggugat memberikan kesaksian yang sering kali emosional, bahkan marah dan menangis. Mereka memaparkan dampak yang mereka klaim timbul akibat dugaan pengawasan dan pengumpulan data secara ilegal tersebut.

Harry menyebut pemberitaan surat kabar itu telah membuat hidup Meghan “an absolute misery”. Elton John mengatakan telepon rumahnya disadap saat Liz Hurley tinggal bersamanya, sementara suaminya menuduh surat kabar Mail memuat sikap homofobia.

Doreen Lawrence mengatakan penyelidik swasta disewa untuk mengumpulkan informasi tentang dirinya. Ia juga menilai nama keluarganya dipakai untuk memberi kesan kredibilitas pada laporan media yang memuat dirinya.

Tuduhan yang paling menonjol

Salah satu tuduhan yang paling menarik perhatian menyangkut Sadie Frost. Di sistem internal Mail, ditemukan draf artikel yang belum dipublikasikan berisi detail medis mendalam tentang kehamilan ektopiknya pada 2003, termasuk informasi yang bahkan belum ia sampaikan kepada ibu atau saudara perempuannya.

Temuan semacam itu menjadi salah satu alasan mengapa kasus ini mendapat sorotan luas. Isu privasi medis sering dianggap sebagai area paling sensitif dalam sengketa antara pers dan tokoh publik.

Sengketa soal bukti dan saksi kunci

Lebih dari selusin staf Associated yang masih aktif maupun sudah pensiun memberi keterangan untuk membantah semua tuduhan. Mereka menyatakan informasi yang dipakai koran itu berasal dari sumber yang sah, dari teman atau kenalan selebritas yang “bocor”, atau dari perwakilan para penggugat sendiri.

Bagi pihak penggugat, saksi kunci adalah penyelidik swasta Gavin Burrows. Tim hukum mereka menyebut Burrows pernah menulis pernyataan saksi pada Agustus 2021 yang mengatakan bahwa ia telah menargetkan mungkin ribuan orang untuk Associated melalui penyadapan telepon rumah, peretasan pesan suara, dan pengumpulan informasi dengan tipu daya.

Namun di persidangan, Burrows yang bersaksi dari lokasi luar negeri yang tidak diungkap karena alasan keamanan mengatakan pernyataan itu palsu, tanda tangannya dipalsukan, dan akun X miliknya diretas. Pengacara penggugat, David Sherborne, menyatakan perubahan sikap Burrows diduga berkaitan dengan sengketa uang dan balas dendam.

Mengapa kasus ini penting bagi Harry

Kasus terhadap Associated menjadi babak terbaru dari rangkaian pertempuran hukum Harry melawan media Inggris. Ia menempatkan perkara ini sebagai bagian dari misinya untuk membersihkan pers dari pelanggaran dan meminta pertanggungjawaban para petinggi media.

Pangeran Harry sebelumnya juga mencapai penyelesaian dengan kelompok surat kabar UK milik Rupert Murdoch, NGN, dengan total lebih dari 10 juta pound. Dalam penyelesaian itu, ia memperoleh permintaan maaf dan pengakuan pertama bahwa penyelidik swasta yang bekerja untuk The Sun bertindak melanggar hukum, termasuk saat menargetkan ibunya yang telah wafat, Putri Diana.

Harry juga meraih ganti rugi besar dan biaya hukum setelah menang dalam gugatan terhadap Mirror Group Newspapers. Dengan demikian, perkara Daily Mail ini dipandang sebagai salah satu ujian paling penting bagi langkah hukum Harry terhadap industri pers tabloid Inggris.

Poin penting dalam perkara ini

  1. Gugatan diajukan oleh tujuh figur publik terhadap Associated Newspapers Limited.
  2. Tuduhan utama menyangkut pengumpulan informasi secara melanggar hukum selama belasan tahun.
  3. Metode yang dipersoalkan termasuk penyadapan, peretasan pesan suara, dan blagging.
  4. Saksi kunci Gavin Burrows memberikan keterangan yang bertolak belakang di pengadilan.
  5. Putusan hakim belum keluar dan baru akan dipertimbangkan dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan sidang yang sudah berakhir, perhatian kini beralih ke penilaian hakim atas rangkaian bukti yang saling bertentangan. Hasilnya akan sangat menentukan, bukan hanya bagi reputasi Harry dan para penggugat lain, tetapi juga bagi posisi Daily Mail dalam salah satu sengketa privasi media paling diawasi di Inggris.

Berita Terkait

Back to top button