Rp5,2 Miliar Untuk Jalan Blora Rusak Berat, Gubernur Jateng Minta Hasilnya Tak Asal-Asalan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan anggaran Rp5,276 miliar untuk memperbaiki ruas Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora pada tahun 2026. Proyek ini sudah masuk tahap pelelangan dan diarahkan untuk menangani kerusakan berat yang berada di Desa Kediren, Kecamatan Randublatung.

Fokus awal perbaikan diarahkan ke titik-titik yang paling parah agar ruas jalan itu segera bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Namun, desain teknis juga akan dievaluasi agar panjang jalan yang diperbaiki dapat ditambah lagi sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Prioritas pada kerusakan berat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyebut anggaran tersebut diprioritaskan untuk bagian jalan yang mengalami kerusakan paling berat. Penanganan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jateng dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

Henggar menegaskan bahwa evaluasi desain teknis dilakukan untuk melihat peluang penambahan panjang penanganan jalan. Langkah ini disiapkan agar manfaat pembangunan bisa lebih luas dirasakan warga.

Arahan gubernur soal mutu pekerjaan

Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait jalan rusak. Ia juga menilai laporan warga yang viral di media sosial harus menjadi bahan evaluasi agar pemerintah semakin tanggap terhadap kebutuhan publik.

Selain cepat, Luthfi menekankan mutu pekerjaan sebagai hal yang tidak boleh diabaikan. Ia mengingatkan agar proyek perbaikan jalan dikerjakan secara profesional dan tidak dilakukan asal-asalan.

Ia juga meminta balai dan dinas memberi perhatian khusus pada ruas yang mengalami kerusakan berat. Menurut dia, jalan berlubang dan rusak parah harus langsung masuk skala prioritas penanganan.

Rangkaian perbaikan di Blora

Perbaikan Randublatung-Cepu melanjutkan pekerjaan infrastruktur jalan yang sudah dilakukan Pemprov Jateng di Blora. Pada tahun 2025, ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan telah ditangani dengan anggaran Rp19,92 miliar.

Selain mengandalkan APBD Provinsi Jawa Tengah, pemerintah juga mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan di Blora melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau IJD. Skema itu diharapkan mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pemprov Jateng berharap percepatan perbaikan jalan di Blora dapat memperkuat konektivitas antarwilayah. Dampaknya juga diharapkan ikut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan setempat.

Source: indoraya.news

Berita Terkait

Back to top button