KONI Kebumen Matangkan Langkah Porprov 2026, Target Medali dan Strategi Kontingen Disusun Cepat

KONI Kabupaten Kebumen mulai menyiapkan mesin kontingen lebih awal untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Fokus utama mereka bukan hanya soal susunan kepanitiaan, tetapi juga pembenahan manajemen, logistik, dan target prestasi yang dipasang cukup agresif.

Langkah ini menunjukkan Kebumen ingin datang ke ajang tersebut dengan persiapan yang rapi. Dengan penyelenggaraan yang tersebar di wilayah Semarang Raya, kebutuhan koordinasi sejak dini menjadi penting agar pemantauan atlet tetap efektif.

Penyusunan panitia dipercepat

KONI Kebumen menggelar rapat koordinasi penyelarasan draf susunan panitia pelaksana di Teman Hati Coffee, Pejagoan, Senin malam. Rapat itu dipimpin kolektif oleh jajaran wakil ketua, yakni Arif Budiman, Dwi Aries Prambasto, dan Agus Junaedi.

Arif Budiman menegaskan bahwa struktur kepanitiaan perlu segera dipastikan karena tenggat pelaksanaan makin dekat. Ia menyebut susunan itu melibatkan unsur insan olahraga, pengurus KONI aktif, Disdikpora, akademisi, dan penggerak olahraga daerah.

Arif juga menyampaikan rapat tersebut digelar atas saran pengurus harian terkait susunan panitia Porprov Kebumen. Setelah panitia terbentuk, KONI berencana menggelar launching kontingen atlet dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Kebumen pada bulan Agustus mendatang.

Target medali naik tajam

Di sisi lain, KONI Kebumen menempatkan prestasi sebagai misi utama pada Porprov yang akan digelar 25 hingga 31 Oktober 2026 di klaster Semarang Raya. Wakil Ketua II KONI Kebumen, Dwi Aries Prambasto, menekankan bahwa keberangkatan kontingen tidak boleh dipandang sebagai ajang wisata.

Ia meminta para pengurus cabang olahraga membawa beban moral untuk pulang dengan medali bagi daerah. Dwi Aries menyebut capaian sebelumnya lima medali dan menargetkan minimal lima emas, bahkan membuka peluang hingga sepuluh emas jika peta kekuatan yang ada berjalan sesuai harapan.

Untuk mendukung target itu, manajemen kontingen menyaring 9 cabor unggulan yang dinilai punya potensi medali paling besar. Cabang yang masuk daftar antara lain atletik, sepak takraw, judo, sambo, pencak silat, petanque, dan wushu.

Sebanyak 183 atlet lolos verifikasi

Berdasarkan jadwal resmi tingkat provinsi, Kabupaten Kebumen menyiapkan 183 atlet dari 25 cabor yang telah lolos verifikasi. Mereka akan bertanding di empat wilayah Semarang Raya, dengan sebaran cabang olahraga yang cukup luas.

Sebarannya meliputi Kota Semarang sebanyak 15 cabang olahraga, Kota Salatiga 6 cabang olahraga, Kabupaten Demak 3 cabang olahraga, dan Kabupaten Semarang 1 cabang olahraga. Kondisi itu membuat kebutuhan koordinasi lapangan dan dukungan logistik menjadi lebih rumit.

Dwi Aries menyebut KONI sudah mengambil sikap untuk mencari lokasi sekretariat kontingen di sekitar Jatingaleh. Lokasi itu dipilih karena aksesnya dinilai strategis untuk pergerakan menuju Demak, Salatiga, dan Kabupaten Semarang lewat jalur tol.

Legalitas kerja dikejar lebih dulu

Agus Junaedi menegaskan draf susunan panitia perlu dibahas terbuka sebelum diajukan ke Bupati Kebumen. Menurut dia, draf itu harus mendapat masukan dan persetujuan bersama agar tidak ada keberatan sebelum masuk ke tahap penetapan.

Setelah semua dinyatakan jelas, KONI akan melangkah ke pembuatan SK Bupati untuk menguatkan legalitas kerja panitia. Langkah tersebut dipandang penting agar seluruh persiapan kontingen Porprov Kebumen berjalan sah dan tertata sejak awal.

Source: www.kebumenekspres.com
Terkait