
Kapolda Sumatra Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di jajaran Polrestabes Medan. Pergantian ini menyentuh jabatan penting, mulai dari Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kabag Ops, hingga posisi di fungsi intelijen dan propam.
Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Rahasia Nomor ST/231/IV/KEP/2026 yang ditandatangani Karo SDM Polda Sumut Kombes Philemon Ginting atas nama Kapolda. Di lingkungan kepolisian, rotasi posisi seperti ini menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.
Perubahan di posisi strategis Polrestabes Medan
Salah satu jabatan yang berubah adalah Kasat Reskrim Polrestabes Medan. AKBP Bayu Putro Wijayanto digeser menjadi Kasubdit II Ditreskrimum Polda Sumut, lalu posisinya digantikan AKBP Adrian Risky Lubis.
Pergantian juga terjadi di Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan. AKBP I Made Parwita yang sebelumnya menjabat kini dipercaya menjadi Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Sumut, sementara kursi Kasat Lantas diisi AKBP Sri Lestari Widodo.
Rotasi lain menyasar jabatan Kabag Ops Polrestabes Medan. AKBP Pardamean Hutahaean dipindahkan menjadi Kasubdit 4 Dit Intelkam Polda Sumut, kemudian posisinya digantikan AKBP Dhana Noer Kurniawan.
Daftar pejabat yang mengalami mutasi
AKBP Bayu Putro Wijayanto: dari Kasat Reskrim Polrestabes Medan menjadi Kasubdit II Ditreskrimum Polda Sumut.
AKBP Adrian Risky Lubis: dari jabatan sebelumnya di Polda Sumut menjadi Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
AKBP I Made Parwita: dari Kasat Lantas Polrestabes Medan menjadi Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Sumut.
AKBP Sri Lestari Widodo: menggantikan AKBP I Made Parwita sebagai Kasat Lantas Polrestabes Medan.
AKBP Pardamean Hutahaean: dari Kabag Ops Polrestabes Medan menjadi Kasubdit 4 Dit Intelkam Polda Sumut.
AKBP Dhana Noer Kurniawan: menggantikan AKBP Pardamean Hutahaean sebagai Kabag Ops Polrestabes Medan.
Kompol Riama Ernawati Siahaan: dari Wakasat Intelkam Polrestabes Medan menjadi Kasubag Renmin Bid Humas Polda Sumut.
- AKP Natal Fernando Saragih: dari Kasi Propam Polrestabes Medan menjadi PS Kabag Ops Polres Tanjungbalai.
Mutasi sebagai penyegaran organisasi
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang lazim di tubuh Polri. Ia menyebut langkah itu dilakukan untuk kebutuhan organisasi sekaligus penyegaran personel.
“Mutasi dan promosi jabatan itu merupakan hal yang sangat lumrah. Ini dilakukan untuk kebutuhan organisasi sekaligus penyegaran personel,” ujar Ferry, Minggu (12/4).
Ia menambahkan, rotasi jabatan juga memberi ruang bagi personel untuk memperoleh pengalaman baru. Menurut Ferry, pengalaman itu penting untuk mendukung pengembangan karier dan peningkatan kapasitas tugas ke depan.
Sorotan publik pada salah satu pejabat
Sebelum mutasi ini diumumkan, AKBP I Made Parwita sempat menjadi perhatian publik. Sorotan itu muncul setelah adanya dugaan pungutan biaya surat kesehatan dalam proses pengurusan Surat Izin Mengemudi atau SIM, dengan nilai yang disebut mencapai Rp30.000.
Biaya tersebut disebut tidak termasuk dalam ketentuan resmi pengurusan SIM. Sorotan publik makin kuat karena dokumen yang digunakan disebut mencantumkan kop surat Rumah Sakit Bhayangkara Medan, meski kepolisian belum memberi penjelasan rinci yang mengaitkan isu itu dengan rotasi jabatan.
Kasus ini ikut menempatkan mutasi di Polrestabes Medan dalam sorotan masyarakat, terutama karena menyangkut pejabat yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Di sisi lain, kepolisian menekankan bahwa rotasi ini tetap diarahkan untuk memperkuat kinerja dan profesionalisme di jajaran Polrestabes Medan.
Source: mediaindonesia.com




