Kejar Tosan, Jejak Partner The Doctor di Balik Suplai Narkoba White Rabbit

Bareskrim Polri terus memperluas penyidikan terhadap jaringan narkoba internasional setelah menangkap bandar besar Andre Fernando alias “The Doctor” di Penang, Malaysia. Kini, polisi memburu Tosan, rekan bisnis Andre yang diduga menjadi penyuplai utama narkoba ke tempat hiburan malam White Rabbit di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Tosan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang atau DPO oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso pada Senin, 13 April 2026. Polisi menyebut Tosan sebagai mitra strategis Andre Fernando dalam jaringan peredaran narkotika yang menyasar sejumlah wilayah di Indonesia.

Peran Tosan dalam Jaringan The Doctor

Berdasarkan informasi kepolisian, Tosan diduga berada di jalur pasokan utama yang mengalir ke jaringan White Rabbit. Peran ini membuat namanya menjadi fokus utama penyidik karena posisinya diyakini tidak sekadar sebagai penghubung, tetapi juga bagian penting dalam rantai distribusi.

Polisi menduga Tosan masih bersembunyi di Malaysia. Data fisik yang dirilis kepolisian menyebut ia memiliki tinggi badan sekitar 170 cm, berat 70 kg, berusia 40 tahun, berambut hitam lurus, berhidung mancung, dan berkulit putih.

Pengembangan dari Penangkapan Andre Fernando

Pengejaran terhadap Tosan muncul dari hasil pengembangan penangkapan Andre Fernando pada 5 April 2026 di Penang, Malaysia. Operasi itu melibatkan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol.

Dari pengembangan kasus tersebut, penyidik menemukan bahwa Andre alias “The Doctor” menyuplai sedikitnya dua jaringan besar di dalam negeri. Salah satunya adalah jaringan tempat hiburan malam di Jakarta, sementara jaringan lain terhubung dengan wilayah Nusa Tenggara Barat.

Jaringan Jakarta dan NTB Masih Ditelusuri

Selain White Rabbit, Andre juga disebut terafiliasi dengan jaringan di NTB melalui tersangka Erwin Iskandar alias Koko Erwin yang sebelumnya sudah diamankan. Temuan ini memperlihatkan bahwa jejaring yang dibangun tidak hanya terpusat di satu daerah, tetapi menyebar melalui simpul-simpul distribusi yang berbeda.

Kasatgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Kevin Leleury menegaskan bahwa kepolisian ingin membongkar seluruh rantai peredaran narkoba dari level terbawah hingga aktor intelektual di belakangnya. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa penyidik tidak hanya mengejar pelaku lapangan, tetapi juga otak yang mengatur alur bisnis haram tersebut.

Fakta Penting dalam Kasus Ini

  1. Andre Fernando alias The Doctor ditangkap di Penang, Malaysia, pada 5 April 2026.
  2. Tosan resmi masuk DPO pada 13 April 2026.
  3. Tosan diduga menjadi penyuplai utama narkoba ke White Rabbit di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
  4. Polisi menduga Tosan berada di Malaysia.
  5. Jaringan Andre terhubung ke Jakarta dan NTB.
  6. Operasi penangkapan melibatkan Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol.

Fokus Polisi pada Aktor Kunci

Dalam pengungkapan jaringan narkoba lintas negara, nama Tosan menjadi penting karena ia disebut berada di lingkar dekat Andre Fernando. Hubungan ini membuat penyidik perlu menelusuri kembali jalur logistik, komunikasi, dan aliran distribusi yang diduga digunakan jaringan tersebut.

Penyidik kini memperkuat koordinasi lintas negara untuk membawa pulang Tosan ke Indonesia. Langkah itu diperlukan agar yang bersangkutan bisa dimintai pertanggungjawaban hukum dan membantu membuka lebih jauh peta jaringan The Doctor yang masih aktif beroperasi.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button