Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah wilayah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan satu warga meninggal dunia dan 312 jiwa terdampak akibat guncangan yang berpusat di darat Kabupaten Sigi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan korban meninggal ditemukan di Kabupaten Sigi. Ia menyebut laporan sementara yang dihimpun hingga pukul 19.00 WIB mencatat satu warga meninggal dunia di wilayah tersebut.
Pusat gempa berada di darat dekat Sigi
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, episenter gempa berada pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer.
BMKG juga mencatat lokasi gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala. Posisi ini membuat guncangan terasa di beberapa daerah sekaligus.
Ratusan warga terdampak
BNPB mencatat total 312 jiwa atau 110 kepala keluarga terdampak gempa. Dampak paling besar terjadi di Kabupaten Sigi, yang mencatat 272 jiwa atau 89 kepala keluarga terdampak.
Di wilayah itu, 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat. Kabupaten Parigi Moutong juga terdampak dengan 40 jiwa atau 21 kepala keluarga, sementara di Kota Palu dua warga mengalami luka ringan dan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka.
Kerusakan bangunan dan fasilitas publik
Selain korban manusia, gempa juga merusak sedikitnya 67 rumah warga di beberapa wilayah. Dari jumlah itu, 26 rumah mengalami rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.
Kabupaten Sigi mencatat kerusakan paling banyak dengan 47 rumah terdampak. Selain rumah warga, daerah ini juga mengalami kerusakan pada enam fasilitas ibadah, dua gedung perkantoran, satu jembatan, dan satu unit usaha mikro, kecil, dan menengah.
Di Kabupaten Poso, lima rumah terdampak termasuk tiga rumah rusak ringan. Sementara itu, di Kabupaten Parigi Moutong tercatat 15 rumah terdampak.
Di Kota Palu, kerusakan juga muncul pada Jembatan III yang mengalami retak. BNPB turut mencatat satu fasilitas umum, satu hotel, dan satu tempat usaha terdampak di kota tersebut.
Gempa susulan masih terjadi
BMKG menyampaikan aktivitas gempa susulan masih berlangsung di sekitar lokasi gempa utama. Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 55 kali gempa susulan, yang menunjukkan kondisi seismik di wilayah itu masih perlu diwaspadai.
Data sementara dari BNPB dan BMKG memperlihatkan gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah berdampak luas, terutama di Kabupaten Sigi yang menanggung korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan paling banyak pada rumah dan fasilitas umum.
