48 Calon Paskibra Wonosobo Mulai Ditempa, Disiplin Jadi Kunci di Bawah Terik Matahari

Sebanyak 48 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Wonosobo angkatan ke-81 mulai disiapkan untuk menjalani latihan intensif menjelang tugas pengibaran bendera pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kesiapan mereka dicek lebih dulu oleh Kodim 0707/Wonosobo bersama Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonosobo pada Selasa (7/7).

Pembekalan awal ini menekankan bahwa para peserta harus siap secara fisik, mental, dan disiplin sebelum memasuki masa latihan penuh. Para calon Paskibra juga diingatkan bahwa proses pengibaran bendera menuntut kekompakan dan ketelitian tinggi, sehingga setiap peserta perlu mengikuti arahan pelatih dengan sungguh-sungguh.

Pengecekan awal sebelum latihan intensif

Pelda Beny Dwi S menyampaikan bahwa masa latihan yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 17 Agustus 2026 tidak bisa dijalani dengan sikap setengah hati. Ia menekankan pentingnya persiapan sejak awal agar seluruh peserta mampu menghadapi latihan dari pagi hingga sore di bawah terik matahari.

Menurutnya, latihan Paskibra bukan sekadar kegiatan rutin. Setiap gerakan, langkah, dan sikap harus dilakukan dengan presisi agar hasil pengibaran bendera berjalan sempurna saat hari upacara.

Disiplin jadi kunci utama

Dalam arahannya, Pelda Beny D S menegaskan bahwa keberhasilan tim sangat bergantung pada kedisiplinan peserta selama proses latihan. Ia meminta para calon Paskibra mematuhi setiap instruksi pelatih dan menjaga kesungguhan agar hasil akhir sesuai harapan.

Pesan itu menegaskan bahwa kesiapan fisik saja tidak cukup. Mental yang kuat dan kepatuhan terhadap aturan latihan juga menjadi bagian penting dalam membentuk tim pengibar bendera yang solid.

48 siswa terbaik dari berbagai sekolah

Heri Saptoto dari Kesbangpol Wonosobo menjelaskan bahwa 48 peserta tahun ini merupakan siswa terbaik yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonosobo. Mereka dipilih untuk menjalankan tugas yang dinilai tidak mudah karena membutuhkan kekompakan tim dan ketahanan yang tinggi.

Ia menyebut prosesi pengibaran bendera melibatkan banyak unsur, mulai dari konsentrasi, fisik, hingga mental yang tangguh. Karena itu, pembekalan awal menjadi langkah penting agar para peserta memahami tantangan yang akan mereka hadapi selama latihan.

Nilai disiplin dan nasionalisme

Heri juga menilai menjadi anggota Paskibra merupakan kebanggaan bagi orang tua dan impian banyak anak muda. Selain membawa nama baik daerah, pengalaman ini memberi bekal berupa disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, dan nasionalisme yang bermanfaat untuk masa depan.

Ia meminta para calon Paskibra memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Dengan latihan yang serius dan sikap patuh pada arahan pelatih, para peserta diharapkan mampu menunjukkan prestasi terbaik saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Harapan untuk penampilan terbaik di upacara kemerdekaan

Dengan persiapan yang matang, tim Paskibra Wonosobo angkatan ke-81 diharapkan dapat tampil maksimal pada peringatan Hari Kemerdekaan mendatang. Semangat latihan dan kedisiplinan menjadi dua hal yang terus ditekankan agar mereka bisa menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, dan masyarakat Wonosobo.

Source: mediaindonesia.com
Terkait