Polisi menyatakan belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kematian WH (47), seorang pria yang diduga bos perusahaan, di sebuah hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Hasil penyelidikan sementara juga mengarah pada kesimpulan bahwa keluarga memahami peristiwa tersebut sebagai musibah.
Perhatian penyidik turut tertuju pada senjata api yang ditemukan di lokasi. Polisi memastikan senjata tersebut merupakan milik korban dan dikuasai secara legal berdasarkan dokumen kepemilikan yang ditemukan.
Temuan Polisi dalam Penyelidikan
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan penyelidikan masih menelusuri seluruh rangkaian kejadian. Namun, sampai keterangan itu disampaikan, polisi belum mendapati bukti yang menunjukkan adanya pihak lain dalam kematian korban.
"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," kata Joko kepada wartawan. Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.
Saksi yang diperiksa mencakup sopir korban serta pihak keluarga. Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan gambaran mengenai kondisi korban dan peristiwa sebelum ia ditemukan meninggal dunia.
Menurut Joko, keluarga memahami bahwa kematian WH merupakan musibah. Ia juga menyebut keluarga menilai tidak ada dugaan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," ujarnya.
Senjata Api Disebut Milik Korban
Senjata api ditemukan di balkon kamar hotel yang ditempati korban. Polisi kemudian memeriksa legalitas senjata tersebut dan mencocokkannya dengan temuan forensik di tempat kejadian perkara.
Joko mengatakan surat kepemilikan yang ditemukan menunjukkan senjata itu legal. Pemeriksaan sidik jari pada senjata juga disebut identik dengan sidik jari korban.
"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api. Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik," kata Joko.
Ia menambahkan bahwa hasil kecocokan itu menunjukkan senjata api tersebut dipegang oleh korban. Keterangan itu menjadi salah satu bagian dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan polisi.
Kronologi Penemuan di Hotel Kuningan
WH ditemukan meninggal dunia di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7) malam. Saat itu, korban diketahui tengah menginap di hotel tersebut.
Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat ditemani seorang saksi di hotel. Joko sebelumnya menjelaskan bahwa korban kemudian diperiksa dan diketahui telah meninggal dunia.
"Bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia," kata Joko di Jakarta pada Jumat (17/7).
Berdasarkan penyelidikan sementara yang disampaikan polisi, korban sedang menghadapi persoalan rumah tangga dengan istrinya. Meski demikian, komunikasi keduanya disebut sempat membaik dan mereka berencana memperbaiki hubungan.
Informasi mengenai pemeriksaan saksi, legalitas senjata, dan kecocokan sidik jari tersebut disampaikan Joko kepada wartawan sebagaimana diberitakan CNN Indonesia. Polisi menyatakan penyelidikan kasus kematian WH terus didasarkan pada keterangan saksi serta temuan di lokasi.
