Denis Kolinger Langsung Angkat Topi, Ini Atmosfer Latihan Persija di Bawah Shin Tae-yong

Denis Kolinger langsung menangkap standar kerja yang diterapkan Shin Tae-yong pada pekan pertamanya bersama Persija Jakarta. Bek asal Kroasia itu menilai suasana latihan tetap positif, tetapi tuntutan profesionalisme tidak pernah longgar.

Kesan tersebut muncul saat Kolinger mulai mengikuti program tim di Persija Training Ground. Pemain berusia 32 tahun itu menjadi salah satu rekrutan anyar Macan Kemayoran untuk menatap Super League 2026/2027.

Serius Saat Bekerja, Cair di Luar Lapangan

Hal yang paling disukai Kolinger dari Shin Tae-yong adalah cara pelatih asal Korea Selatan itu menjaga keseimbangan dalam skuad. Para pemain dituntut fokus dan disiplin ketika latihan berlangsung, sementara kebersamaan di luar sesi tetap dibangun dalam suasana yang cair.

Menurut Kolinger, pendekatan seperti itu membuat batas antara waktu bekerja dan waktu bercanda terasa jelas. Ia melihat para pemain dapat menikmati kebersamaan tanpa mengurangi keseriusan ketika harus menjalankan materi latihan.

“Saya pikir pelatih sangat profesional, itulah yang saya sukai,” kata Denis Kolinger dalam keterangannya. Penilaian itu datang meski ia baru menjalani masa awal bersama tim ibu kota.

Kolinger juga menggambarkan ketegasan yang diterapkan sang pelatih dalam aktivitas harian. “Dia ingin kami serius saat latihan, itu hal yang normal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa suasana santai tetap memiliki tempat, tetapi bukan ketika pekerjaan dimulai. “Ketika kami bercanda, kami bercanda. Tetapi ketika kami bekerja, kami benar-benar bekerja,” pungkasnya.

Intensitas Latihan Mulai Ditingkatkan

Program latihan Persija tidak langsung dimulai pada tingkat beban tertinggi. Kolinger menyebut tim terlebih dahulu membangun rutinitas harian sebelum intensitas latihan dinaikkan secara bertahap.

Ritme tersebut dinilainya berjalan baik sejak hari ke hari. Ia optimistis proses peningkatan beban latihan dapat membantu seluruh pemain mencapai kondisi terbaik sebelum musim baru dimulai.

“Latihan berjalan sangat baik setiap hari. Sekarang kami sudah memiliki rutinitas harian,” kata Kolinger.

Menurutnya, tahap awal latihan dijalankan dengan intensitas yang lebih ringan. Beban kerja kemudian diharapkan meningkat setiap hari sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi.

“Kami memulainya dengan intensitas yang lebih ringan dan saya rasa setiap hari akan semakin berat,” jelasnya. “Saya berharap kami siap menyambut awal musim.”

Adaptasi Berjalan Lancar

Suara.com melaporkan Kolinger tidak mengalami kesulitan berarti dalam mengikuti ritme latihan yang disiapkan tim pelatih. Komunikasinya dengan para rekan baru di skuad Persija juga disebut berjalan lancar.

Kondisi itu menjadi modal awal bagi Kolinger untuk menyatu dengan kebutuhan tim. Ia langsung mengikuti seluruh program yang diberikan Shin Tae-yong sejak bergabung di Persija Training Ground.

Persija mendatangkan Kolinger sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Masa pramusim menjadi periode penting bagi bek tersebut untuk memahami kebiasaan latihan, membangun komunikasi, dan menyesuaikan diri dengan standar kerja tim.

Bagi Kolinger, peningkatan intensitas latihan dan suasana kerja yang disiplin tidak dipandang sebagai beban semata. Ia melihat keduanya sebagai langkah yang diperlukan agar Macan Kemayoran siap ketika kompetisi musim baru dimulai.

Source: www.suara.com
Terkait