Pasar mobil listrik Indonesia terus bergerak cepat dengan masuknya merek-merek baru dari luar negeri. Sejumlah produsen kini tidak hanya membawa produk impor, tetapi juga menyiapkan jalur distribusi dan perakitan lokal untuk memperkuat posisi di pasar nasional.
Perkembangan ini penting karena konsumen Indonesia kini mendapat lebih banyak pilihan mobil listrik, mulai dari model premium, SUV, hingga kendaraan elektrifikasi yang dirakit di dalam negeri. Dari data yang muncul di artikel referensi RiderTua, ada empat merek yang diproyeksikan ikut berjualan mobil listrik di Indonesia dan masing-masing membawa strategi berbeda.
Zeekr jadi salah satu yang paling dekat meluncur
Zeekr menjadi nama yang paling menonjol karena sudah tampil di Indonesia, meski penjualannya belum benar-benar dimulai. Merek yang berada di bawah naungan Geely ini kembali hadir di IIMS 2026 dan menampilkan dua model utama, yakni 009 dan 7X.
Keduanya disebut akan mulai dijual di Indonesia pada akhir kuartal ketiga dengan harga Rp 1,6 miliar untuk 009 dan Rp 1,1 miliar untuk 7X. Kehadiran dua model itu menunjukkan bahwa Zeekr membidik segmen premium, sekaligus menambah warna baru di pasar mobil listrik kelas atas.
Leapmotor siapkan perakitan lokal
Merek berikutnya adalah Leapmotor, yang dipersiapkan hadir melalui kerja sama Stellantis dan Indomobil Group. Berdasarkan informasi referensi, merek asal China itu akan membawa sejumlah mobil listrik ke Indonesia dan tidak hanya mengandalkan unit impor.
Langkah penting Leapmotor adalah rencana perakitan lokal untuk produk elektrifikasinya. Strategi ini berpotensi membuat biaya logistik lebih efisien dan memperkuat kehadiran jangka panjang mereka di Indonesia, meski waktu peluncuran resminya belum dijelaskan secara rinci.
Hongqi masuk lewat jalur merek mewah
Indomobil juga disebut akan membawa Hongqi ke Indonesia. Merek dari China ini dikenal sebagai produsen mobil mewah di pasar asalnya dan akan menambah dimensi baru di segmen premium elektrifikasi.
Berbeda dari banyak merek entry-level, Hongqi disebut akan merakit mobilnya di Indonesia seperti Leapmotor. Namun, model yang akan dibawa belum diumumkan, sehingga pasar masih menunggu arah produk yang akan dipilih, apakah sedan mewah, SUV premium, atau model elektrifikasi lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal.
Smart kembali dengan identitas baru
Nama Smart masih akrab bagi sebagian konsumen Indonesia karena pernah hadir lewat model fortwo melalui Mercedes-Benz. Kini, Smart muncul lagi sebagai merek tersendiri dan diperkirakan membawa model yang lebih besar dari fortwo.
Meski diumumkan sejak dua tahun lalu, Smart belum juga terlihat aktif di pasar BEV Indonesia sampai sekarang. Publik masih menunggu apakah merek ini akan benar-benar masuk tahun ini atau kembali menunda ekspansinya.
Empat merek, empat strategi berbeda
Berikut ringkasan empat merek yang diproyeksikan berjualan mobil listrik di Indonesia:
| Merek | Asal | Strategi di Indonesia | Status informasi |
|---|---|---|---|
| Zeekr | China, di bawah Geely | Penjualan model premium 009 dan 7X | Disebut mulai dijual akhir kuartal ketiga |
| Leapmotor | China | Perakitan lokal bersama Stellantis dan Indomobil | Masih dipersiapkan |
| Hongqi | China | Perakitan lokal oleh Indomobil | Model belum diumumkan |
| Smart | Global, pernah hadir di Indonesia | Hadir sebagai merek tersendiri dengan model lebih besar | Masih menunggu kepastian |
Masuknya empat merek tersebut memperlihatkan bahwa pasar mobil listrik Indonesia semakin kompetitif dan semakin beragam. Jika rencana-rencana itu berjalan sesuai arah yang diumumkan, konsumen akan melihat lebih banyak pilihan mobil listrik premium dan elektrifikasi lokal dalam waktu dekat.
