Xiaomi Siapkan Brand Mobil Kedua, Langsung Bidik SUV Keluarga Pesaing Li L9

Author: Qoo Media

Xiaomi dikabarkan sedang menyiapkan langkah besar berikutnya di bisnis otomotifnya. Bukan hanya model baru, perusahaan teknologi asal China itu disebut-sebut akan meluncurkan merek mobil kedua untuk masuk ke pasar SUV keluarga berteknologi extended-range yang sangat kompetitif.

Nama sub-brand itu disebut akan memakai identitas Skynomad dalam bahasa Inggris. Posisi pasarnya dikabarkan sedikit di bawah merek utama Xiaomi EV agar bisa bersaing dengan pendekatan yang berbeda.

Target langsung ke segmen keluarga premium

Arah produk baru Xiaomi tampak jelas mengincar keluarga yang mencari SUV besar, praktis, dan punya jarak tempuh panjang. Media otomotif China Yiche dan Auto Home melaporkan bahwa Skynomad akan dibangun untuk menghadapi persaingan ketat di kelas SUV extended-range keluarga.

Model-model di bawah brand ini disebut akan memakai solusi baterai berkapasitas besar. Dengan strategi itu, Xiaomi tampaknya ingin menawarkan kombinasi efisiensi listrik dan fleksibilitas penggunaan harian yang lebih luas.

Kunlun akan menjadi andalan utama

Menurut Yiche, Skynomad akan memiliki dua seri produk utama. Seri Kunlun disebut sebagai penggerak penjualan inti dan menjadi fokus utama pada tahap awal.

Selain itu, brand ini juga disebut akan menghadirkan seri Mandao berupa camper van pop-top. Kehadiran lini tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi ingin membangun portofolio yang lebih beragam, tidak hanya berhenti pada SUV keluarga.

SUV besar dengan kemampuan jarak jauh

Bocoran foto uji jalan turut memperkuat dugaan bahwa Xiaomi sedang menyiapkan SUV full-size pertamanya untuk lini ini. Mobil yang punya kode internal Kunlun itu tampil dengan desain baru yang kotak dan tangguh.

Ada tonjolan LiDAR di atap yang mengisyaratkan kehadiran sistem bantuan mengemudi canggih. Dari sisi teknologi, ini menunjukkan bahwa Xiaomi tetap membawa pendekatan yang sama seperti pada model-model lain di ekosistem kendaraan pintarnya.

Dibuat untuk menantang Li L9

Dari sisi dimensi, SUV baru itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari 5.200 milimeter. Ukuran tersebut membuatnya masuk ke kelas besar dan langsung berhadapan dengan model populer seperti Li Auto Li L9.

Sumber yang sama menyebut mobil ini diperkirakan memakai paket baterai besar dengan kapasitas lebih dari 70 kilowatt-jam. Jarak tempuh listrik murninya diperkirakan berada di kisaran 400 hingga 500 kilometer.

Bagian dari ekspansi 2026

Rencana peluncuran brand kedua ini disebut menjadi bagian dari ekspansi Xiaomi pada 2026. Langkah tersebut juga mencerminkan ambisi perusahaan untuk memperluas matriks produknya di luar lini utama Xiaomi EV.

SUV full-size ini diperkirakan meluncur antara paruh kedua hingga akhir 2026. Pada saat yang sama, Xiaomi juga disebut bersiap merilis SUV listrik murni berperforma tinggi YU7 GT pada akhir Mei.

YU7 GT diperkirakan dibanderol antara 450.000 yuan dan 500.000 yuan. Harga itu menempatkannya di segmen atas, sejalan dengan upaya Xiaomi memperkuat citra premium di pasar kendaraan listrik.

Momentum penjualan yang sedang menguat

Rencana ekspansi ini muncul saat kinerja Xiaomi EV sedang membaik. Pada April, pengiriman bulanan perusahaan ini melampaui 30.000 unit.

Xiaomi juga sudah menetapkan target pengiriman kendaraan penuh tahun 2026 sebanyak 550.000 unit. Dengan basis penjualan yang makin kuat, penambahan merek baru bisa menjadi cara Xiaomi memperluas jangkauan pasar tanpa mengaburkan posisi merek utamanya.

Source: cnevpost.com
Terbaru