Hyundai Ioniq 3 Siap Debut di GIIAS 2026, Jarak 496 Km Bisa Jadi Godaan Baru EV Kompak

Kehadiran Hyundai Ioniq 3 menjadi salah satu sorotan menjelang GIIAS 2026. Model ini dipastikan masuk dalam line up baru Hyundai dan akan menjalani penampilan perdana di pameran tersebut.

Posisinya berada di bawah Ioniq 5 dan Ioniq 6, sehingga Ioniq 3 langsung menarik perhatian sebagai opsi mobil listrik Hyundai yang lebih ringkas. Format ini membuatnya relevan untuk pasar perkotaan yang membutuhkan dimensi kompak, tetapi tetap mengutamakan efisiensi dan kenyamanan.

Informasi kemunculan Ioniq 3 disampaikan Hyundai dalam Hyundai Exclusive Media Session yang digelar 2 Juli. Pada kesempatan itu, Hyundai menyatakan akan membawa beberapa line up terbaru ke GIIAS 2026, termasuk Ioniq 3.

Dari sisi desain, Ioniq 3 mengusung konsep aerodinamis "Aero Hatch". Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung efisiensi sekaligus memberi karakter hatchback yang lebih sesuai untuk penggunaan harian.

Dimensi dan kemasan bodi

Secara ukuran, Hyundai Ioniq 3 hadir dengan panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.505 mm. Untuk varian N Line, panjangnya sedikit berbeda, yakni 4.170 mm.

Jarak sumbu rodanya mencapai 2.680 mm. Kombinasi ini menempatkan Ioniq 3 sebagai mobil yang tetap mudah digunakan di area padat, namun masih menjanjikan kabin yang lega.

Rancangannya juga memakai lantai datar di dalam kabin. Tata letak ini membantu menciptakan ruang kaki yang lebih lapang bagi penumpang.

Performa motor listrik

Hyundai membekali Ioniq 3 dengan sistem penggerak roda depan atau FWD. Tenaga maksimumnya mencapai 107,8 kW atau sekitar 147 PS, dengan torsi puncak 250 Nm.

Untuk performa, kecepatan maksimum yang dicantumkan mencapai 170 km/jam. Sementara akselerasi 0-100 km/jam berada di kisaran 9 detik, bergantung pada varian baterai yang digunakan.

Karakter performa itu menunjukkan Ioniq 3 tidak semata mengejar efisiensi. Hyundai juga tetap menyiapkan kemampuan yang cukup untuk kebutuhan berkendara harian maupun perjalanan luar kota.

Dua pilihan baterai

Hyundai menyiapkan dua opsi baterai pada Ioniq 3. Pilihan pertama adalah Standard Range berkapasitas 42,2 kWh, sedangkan pilihan kedua adalah Long Range dengan kapasitas 61 kWh.

Berdasarkan standar pengujian WLTP, varian Standard Range dapat menempuh jarak hingga sekitar 344 km dalam sekali pengisian daya. Adapun varian Long Range menawarkan jangkauan hingga 496 km.

Kehadiran dua kapasitas baterai ini memberi pilihan yang lebih luas bagi konsumen. Pembeli bisa menyesuaikan kebutuhan antara fokus efisiensi untuk mobilitas harian atau jarak tempuh yang lebih panjang.

Kemampuan pengisian daya

Untuk pengisian ulang energi, Ioniq 3 sudah mendukung pengisian cepat DC. Hyundai mencantumkan waktu pengisian dari 10 persen ke 80 persen sekitar 29 sampai 30 menit.

Mobil ini juga mendukung pengisian AC hingga 11 kW sebagai standar. Pada konfigurasi tertentu, dukungan pengisian AC bahkan bisa mencapai 22 kW.

Selain itu, Ioniq 3 telah mendukung fitur Vehicle-to-X atau V2X. Fitur ini menambah fleksibilitas pemanfaatan daya dari baterai kendaraan.

Fitur kabin dan teknologi

Masuk ke interior, Hyundai menonjolkan konsep modern dan minimalis. Pendekatan ini dipadukan dengan ekosistem digital yang menjadi salah satu daya tarik utama mobil listrik generasi baru.

Sistem infotainment yang digunakan adalah Pleos Connect berbasis Android Automotive OS. Perangkat lunaknya juga mendukung pembaruan Over-the-Air atau OTA.

Ioniq 3 turut dibekali integrasi layanan digital dan navigasi pintar. Ini menjadi bagian penting untuk menunjang pengalaman pengguna yang lebih praktis dan terkoneksi.

Untuk keselamatan dan bantuan berkendara, Hyundai menyematkan paket Hyundai SmartSense. Daftar fiturnya mencakup berbagai fitur keselamatan aktif, Highway Driving Assist 2, serta Remote Smart Parking Assist.

Bagasi dan kepraktisan

Aspek kepraktisan juga mendapat perhatian pada Ioniq 3. Kapasitas bagasi utamanya tercatat 322 liter.

Ruang simpan tersebut bisa ditingkatkan menjadi total 441 liter berkat tambahan kompartemen di bawah lantai bagasi yang disebut Megabox. Solusi ini penting untuk mendukung kebutuhan membawa barang dalam penggunaan keluarga maupun aktivitas harian.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Hyundai ingin memberi keleluasaan bagi konsumen dalam memilih teknologi kendaraan yang paling sesuai. Ia juga menyebut Hyundai menghadirkan pilihan powertrain yang seimbang mulai dari ICE, HEV hingga EV, sambil terus memperkuat industri otomotif nasional melalui produksi kendaraan listrik secara lokal.

Dengan bocoran spesifikasi tersebut, Ioniq 3 datang ke GIIAS 2026 sebagai model yang menitikberatkan efisiensi, dimensi ramah kota, dan teknologi digital yang lengkap. Penampilan perdananya di pameran itu berpotensi menjadi salah satu momen penting bagi strategi elektrifikasi Hyundai di Indonesia.

Source: otodriver.com
Terkait