RedOctane kembali menghadirkan game ritme musik dengan judul Stage Tour, yang mereka klaim sebagai “next evolution in rhythm gaming.” Game ini tampak sangat mirip dengan Rock Band, game populer era 2007, walaupun sejatinya RedOctane bukan pengembang Rock Band. Rock Band dikembangkan oleh Harmonix setelah berpisah dengan RedOctane.
RedOctane dulu dikenal sebagai penerbit Guitar Hero, yang mencapai puncak kejayaan pada pertengahan 2000-an. Namun, karena pasar yang jenuh dan minat pengguna yang menurun drastis, Activision yang membeli RedOctane pada akhirnya menutup divisi ini pada 2010. Kini, setelah diambil alih oleh Embracer, RedOctane mencoba menghidupkan kembali genre plastik-instrument rhythm gaming dengan pendekatan baru.
Stage Tour menawarkan pengalaman bermain yang tidak jauh beda dari Rock Band. Karakteristik utama seperti permainan grup menggunakan berbagai instrumen plastik masih menjadi daya tarik utama. Selain itu, game ini juga bisa dimainkan secara solo. RedOctane menyebutkan bahwa Stage Tour memiliki banyak fitur baru, seperti berbagai mode permainan, koleksi anggota band dan instrumen yang beragam, serta rencana konten musiman dan live event secara berkala.
Situs Steam mencatat bahwa Stage Tour akan membawa kombinasi gameplay note-highway yang familiar dengan sentuhan modern. Namun, belum ada penjelasan rinci mengenai apa saja inovasi tersebut. Pihak pengembang juga menegaskan bahwa Stage Tour bukanlah produk untuk diteruskan dalam bentuk sekuel, melainkan proyek jangka panjang yang akan terus dikembangkan melalui update dan event.
Sejarah genre rhythm game memang sempat mencapai kejayaan dan kemudian pudar karena kelebihan penawaran dan kelelahan pasar. Harmonix pernah mencoba mendanai versi PC Rock Band 4 lewat crowdfunding pada 2016, tetapi kampanye itu tidak mencapai target. Rock Band 4 akhirnya tidak dirilis di PC. Hal ini menjadi pertanyaan besar apakah ada cukup pasar untuk mendukung game seperti Stage Tour dalam jangka panjang.
Keberhasilan Stage Tour kelak akan bergantung pada faktor-faktor seperti harga, kumpulan lagu yang tersedia, serta keistimewaan fitur baru yang cukup menarik pemain lama dan baru. Akan tetapi, dengan nostalgia yang kuat terhadap era Guitar Hero dan Rock Band, game ini berpotensi menarik perhatian para penggemar rhythm game klasik.
RedOctane membuka kesempatan uji coba alpha tertutup bagi pemain yang ingin merasakan awal gameplay Stage Tour sebelum peluncuran resminya di akhir tahun ini. Informasi lebih lanjut dapat dipantau melalui platform resmi seperti halaman Steam dan situs game tersebut.
Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan tentang Stage Tour:
1. Genre: Rhythm-action dengan penggunaan instrumen plastik.
2. Mode: Bisa dimainkan solo maupun multiplayer sebagai band.
3. Fitur: Konten live event, update musiman, berbagai pilihan anggota band dan alat musik.
4. Rilis: Diharapkan pada akhir tahun.
5. Komitmen: Tidak akan ada sekuel, fokus pada pengembangan berkelanjutan.
6. Tantangan: Melawan kejenuhan pasar rhythm game.
Stage Tour memperlihatkan kembali semangat masa lalu rhythm gaming, namun dengan pendekatan yang ingin lebih berkelanjutan. RedOctane menargetkan membangun komunitas jangka panjang, bukan hanya serangkaian rilis berkelanjutan tanpa arah. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta genre yang rindu dengan sensasi bermain musik secara interaktif.
Meski menghadirkan nostalgia, game ini harus mampu membuktikan inovasi dan daya tarik baru di pasar yang kini sudah lebih matang. Menanti progres pengembangan dan tanggapan komunitas menjadi hal penting untuk melihat bagaimana Stage Tour akan diterima saat peluncuran nanti.
