Sebuah bocoran baru menyorot panel layar Tianma yang disebut akan hadir di sebuah ponsel Android anyar, dan yang membuatnya menonjol adalah bezel 0,35 mm. Jika angka itu akurat, layar ini akan menjadi salah satu langkah paling ekstrem menuju desain “all-screen” yang selama ini dikejar para pembuat ponsel.
Panel tersebut juga dikabarkan membawa refresh rate 240Hz. Kombinasi bezel yang nyaris tak terlihat dan refresh rate setinggi itu membuat layar ini bukan sekadar soal tampilan, tetapi juga soal kecepatan respons yang biasanya identik dengan ponsel gaming.
Bukan Pixel 11a
Bocoran ini tidak mengarah ke Pixel 11a. Ukuran panel 6,32 inci jauh lebih kecil daripada layar 6,78 inci yang saat ini dikaitkan dengan OnePlus 16, sehingga nama yang lebih mungkin muncul justru datang dari kubu lain.
Xiaomi disebut sebagai kandidat yang lebih masuk akal untuk memakai panel Tianma tersebut. Sumber bocoran juga menyinggung bahwa varian standar Xiaomi 18 telah dikaitkan dengan panel canggih, sehingga ukurannya cocok dengan layar 6,32 inci ini.
Apa yang membuat panel ini istimewa
Angka bezel 0,35 mm sangat agresif untuk ukuran layar smartphone. Dalam konteks persaingan industri saat ini, pencapaian itu akan melampaui batas yang selama ini dianggap sangat tipis.
Tianma lewat bocoran Ice Universe memperlihatkan panel yang disebut bisa mendefinisikan ulang pengalaman “all-screen” di ponsel. Bila masuk ke perangkat rilis tahun ini, panel ini akan menjadi salah satu yang paling dekat dengan konsep layar tanpa bingkai secara nyata.
Persaingan bezel makin ketat
Saat ini, Honor disebut berada di posisi terdepan dalam perang bezel layar. Honor 600 dan Honor 600 Pro diklaim memiliki border layar 0,98 mm, yang untuk sementara menjadi tolok ukur tertipis di dunia.
Di sisi lain, OnePlus 15T tercatat memakai layar 6,32 inci dengan refresh rate 165Hz dan bezel 1,1 mm. Itulah sebabnya OnePlus 16T sempat dianggap sebagai kandidat untuk panel Tianma, meski ukuran panel baru ini belum mendukung dugaan itu.
Arti 240Hz untuk pengguna
Refresh rate 240Hz menempatkan panel ini di wilayah yang sangat tinggi untuk ponsel Android. Angka tersebut memberi gambaran bahwa panel ini bukan hanya mengejar tampilan premium, tetapi juga pengalaman gerak yang sangat mulus di layar.
Karakter seperti itu biasanya dicari pada perangkat yang menonjolkan kecepatan, terutama saat menggulir antarmuka, bermain gim, atau berpindah antar-aplikasi. Dengan ukuran 6,32 inci, panel ini juga terlihat menyasar ponsel yang tetap ringkas tanpa mengorbankan spesifikasi layar.
Posisi Apple dan Pixel di peta persaingan
Apple juga disebut tengah menyiapkan iPhone edisi ulang tahun ke-20 dengan desain all-screen untuk tahun depan. Namun, dari bocoran yang ada, fokus utama pembicaraan saat ini tetap tertuju pada panel Tianma dan kemungkinan penerapannya di ponsel Android.
Nama Google Pixel 10a ikut muncul dalam perbandingan visual karena memiliki bezel 4 mm, jauh lebih tebal daripada panel Tianma 0,35 mm. Perbandingan itu menegaskan seberapa jauh lompatan desain yang diisyaratkan oleh layar baru ini.
