Rutte Buka KTT NATO, 3 Langkah Baru Ini Ubah Arah Pertahanan Aliansi

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte membuka KTT NATO 2026 di Ankara, Turki, dengan mengumumkan tiga inisiatif pertahanan baru yang menyasar transportasi udara strategis, intelijen, dan pengawasan. Pengumuman itu disampaikan dalam Forum Industri Pertahanan NATO, yang menjadi agenda pembuka pertemuan tingkat tinggi selama dua hari tersebut.

Langkah ini menunjukkan dorongan aliansi untuk memperkuat kerja sama pengadaan bersama dan kolaborasi industri pertahanan antarnegara anggota. Di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan kolektif, NATO menempatkan modernisasi alutsista sebagai salah satu fokus utama pembahasan di Ankara.

Modernisasi kemampuan angkut udara

Inisiatif pertama berfokus pada pembaruan armada angkut udara multinasional dengan mengandalkan Airbus A400M dan Airbus A330 Multi Role Tanker Transport atau MRTT. Rutte menyebut beberapa sekutu telah resmi mengumumkan pengiriman tambahan pesawat Airbus A330 MRTT.

Pembaruan ini penting karena armada tersebut tidak hanya mendukung transportasi udara strategis, tetapi juga memperkuat kemampuan pengisian bahan bakar di udara. Bagi NATO, kombinasi dua kemampuan itu memperluas jangkauan operasi dan mempercepat mobilisasi aset militer di antara negara anggota.

Penguatan intelijen lewat drone MQ-4C Triton

Inisiatif kedua menyasar kemampuan Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance atau ISR. NATO akan menjalankan pengadaan bersama pesawat tanpa awak MQ-4C Triton untuk memperkuat pemantauan wilayah yang luas.

Rutte menegaskan bahwa tambahan drone canggih ini akan membantu pengawasan maritim secara berkelanjutan. Kemampuan tersebut dinilai semakin penting untuk mendukung keamanan kolektif aliansi di masa depan.

Transisi dari AWACS ke Saab GlobalEye

Inisiatif ketiga menyangkut pembaruan sistem peringatan dini NATO yang sudah beroperasi selama puluhan tahun. Aliansi berencana mengganti armada Airborne Warning and Control System atau AWACS dengan pesawat yang lebih baru dan lebih modern.

Sebagai bagian dari transisi itu, negara-negara anggota NATO disebut berencana membeli hingga 10 pesawat pengintai Saab GlobalEye buatan Swedia. Pesawat ini akan menggantikan Boeing E-3A Sentry buatan Amerika Serikat yang selama ini menjadi tulang punggung pengawasan udara aliansi.

Agenda besar KTT NATO di Ankara

Selain tiga inisiatif pertahanan itu, KTT NATO 2026 juga menyoroti peningkatan investasi pertahanan kolektif. Para pemimpin negara anggota turut membahas kelanjutan dukungan militer untuk Ukraina.

Agenda lain yang ikut dibahas adalah penguatan kapasitas industri pertahanan domestik NATO. Seluruh pembahasan itu diarahkan untuk menjawab tantangan keamanan global yang terus berkembang dengan cepat.

Source: mediaindonesia.com
Terkait