Provinsi Jawa Timur berhasil mencatatkan prestasi luar biasa di bidang pelayanan publik dengan meraih skor tertinggi se-Indonesia, yakni 4,75 dari skala 5. Penilaian ini dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui evaluasi komprehensif enam aspek layanan, yang melibatkan koordinasi lintas sektor pemerintahan.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah yang fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul lewat program Jatim Cerdas. Selain mempertahankan standar pelayanan publik, Provinsi Jawa Timur kini mengarah kepada pengembangan potensi talenta daerah sebagai lumbung Talent DNA nasional.
Pemetaan Potensi Berbasis Talent DNA ESQ
Strategi pengembangan SDM di Jawa Timur mengedepankan pendekatan pemetaan berbasis Talent DNA yang bekerja sama dengan ESQ Corp di bawah bimbingan Ary Ginanjar Agustian. Sistem ini mendeteksi dan mengoptimalkan potensi peserta didik secara presisi, guna menentukan posisi yang tepat sesuai bakat dan kemampuan masing-masing individu.
Khofifah menegaskan pentingnya memastikan tidak ada potensi anak bangsa yang terabaikan. “Pelayanan publik yang berkualitas berangkat dari SDM yang tepat di posisi yang tepat,” ujarnya. Dengan metode pemetaan ini, Jawa Timur dapat menggali bakat unggul di berbagai bidang, mulai dari teknologi, desain, pertanian, hingga ekonomi kreatif dengan lebih akurat dan terukur.
Langkah Konkret Menghadapi Era Digital
Provinsi ini juga bersiap menjadi episentrum talenta digital nasional melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sebanyak 2.600 tenaga pendidik di Jawa Timur sudah mendapat pelatihan intensif di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Upaya ini menempatkan Jawa Timur sebagai mitra strategis pertama Komdigi dalam pengembangan talenta digital secara massif. Gubernur Khofifah optimistis bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri akan mendorong lahirnya sumber daya manusia kelas dunia yang siap menopang pelayanan publik masa depan.
Fakta Penting:
- Skor pelayanan publik Jawa Timur sebesar 4,75 dari skala 5, tertinggi di tingkat nasional.
- Pemetaan Talent DNA dilakukan terhadap 36.668 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
- Pelatihan AI bagi 2.600 tenaga pendidik sebagai bagian pengembangan talenta digital.
- Jawa Timur merupakan provinsi pertama yang menjadi mitra strategis Komdigi.
Melalui strategi penguatan SDM berbasis teknologi dan pemetaan bakat yang terintegrasi, Jawa Timur terus memperkuat posisinya tidak hanya sebagai pionir pelayanan publik nasional, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta masa depan. Pemerintah provinsi mengedepankan pendekatan holistik agar setiap sumber daya yang dimiliki dapat berkontribusi optimal bagi kemajuan daerah dan bangsa.
