Arema FC Siap Penuhi Kuota Asing Penuh, Manajemen Ungkap Skenario Musim Depan

Arema FC tampaknya belum akan mengubah pendekatan dalam urusan legiun asing untuk musim depan. Jika regulasi BRI Super League 2026/2027 tetap sama, manajemen Singo Edan siap kembali mengincar kuota maksimal 11 pemain asing.

Sinyal itu datang karena musim ini Arema FC memang memaksimalkan slot yang tersedia. Komposisi asing mereka diisi Lucas Frigeri, Walisson Maia, Julian Guevara, Matheus Blade, Pablo Oliveira, Betinho Filho, Gustavo Franca, Valdeci Moreira, Gabriel Silva, Dalberto Luan Belo, dan Joel Vinicius.

Kuota yang dinilai penting untuk daya saing

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan klub akan tetap mengambil slot penuh bila aturan tidak berubah. Ia menilai komposisi maksimal itu memberi keuntungan langsung untuk kualitas permainan dan kedalaman skuad.

Menurut Yusrinal, pengalaman musim ini menunjukkan bahwa Arema FC tetap bisa kompetitif meski sempat tidak diperkuat Luiz Gustavo pada putaran kedua. Kondisi itu juga membuat tim pelatih lebih tenang ketika ada pemain absen karena akumulasi kartu atau cedera.

Pemain asing serbabisa jadi nilai tambah

Arema FC juga melihat pentingnya fleksibilitas pemain asing dalam beberapa posisi. Yusrinal mencontohkan Betinho Filho, Julian Guevara, dan Matheus Blade sebagai legiun yang bisa mengisi lebih dari satu peran di lapangan.

Faktor itu membuat opsi pengganti lebih banyak saat tim butuh rotasi. Dalam pandangan manajemen, kedalaman seperti ini menjadi modal penting untuk menjaga performa sepanjang kompetisi.

Kompetitor juga diperkirakan bergerak serupa

Yusrinal yang akrab disapa Inal memprediksi klub-klub lain di Super League juga akan memaksimalkan kuota yang sama. Ia menilai jika Arema FC tidak mengikuti langkah itu, persaingan bisa menjadi lebih berat.

Ia melihat mayoritas klub sudah mengambil 11 pemain asing pada musim ini. Karena regulasinya diperkirakan tidak berubah, ia memperkirakan pola serupa akan kembali terjadi pada musim depan.

Rekrutmen tetap harus sesuai kebutuhan tim

Meski kuota maksimal menjadi target, Arema FC tidak ingin merekrut pemain asing hanya demi mengisi slot. Inal menegaskan setiap nama yang datang atau dipertahankan tetap harus cocok dengan kebutuhan manajemen dan tim pelatih.

Pertimbangan itu dibuat agar kontribusi pemain asing benar-benar berdampak pada performa tim. Dengan pendekatan tersebut, Arema FC ingin menjaga keseimbangan antara pemenuhan regulasi dan kualitas permainan di lapangan.

Source: radarmalang.jawapos.com
Exit mobile version