Sukabumi Kejar UHC Di Tengah Tekanan Fiskal, Data Warga Jadi Kunci Layanan Kesehatan

Pemkab Sukabumi mempercepat langkah untuk memastikan warga mendapat layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Fokusnya ada pada pencapaian target Universal Health Coverage atau UHC melalui sinergi lintas pihak, termasuk Tim Percepatan UHC Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan strategis itu digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi dan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, SH, MM. Pembahasan diarahkan pada pemetaan masalah dan penyusunan langkah konkret agar target UHC di daerah itu bisa segera tercapai.

Tekanan fiskal jadi hambatan utama

Ade Suryaman menyebut Pemkab Sukabumi menghadapi tantangan besar setelah kejadian kebencanaan pada 2024 dan 2025. Bencana itu merusak ribuan rumah di 36 kecamatan dan berdampak pada kemampuan anggaran daerah untuk menanggung iuran BPJS Kesehatan masyarakat.

Meski menghadapi tekanan fiskal, Pemkab Sukabumi menegaskan komitmen untuk mencari solusi lintas sektoral. Pemerintah daerah juga menempatkan percepatan UHC sebagai bagian dari program prioritas yang selaras dengan target nasional dan prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Data kependudukan jadi kunci

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menyoroti pentingnya keakuratan data kependudukan. Data yang valid disebut menjadi basis utama untuk menentukan kepesertaan JKN dan memastikan bantuan iuran tepat sasaran.

Karena itu, tim teknis dari berbagai OPD Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat akan melanjutkan pembahasan melalui desk teknis. Agenda lanjutan mencakup perumusan regulasi daerah, penyesuaian anggaran atau addendum, serta strategi pelibatan swasta lewat CSR.

Dorongan koordinasi lintas sektor

Pemkab Sukabumi menilai koordinasi antarpihak menjadi jalan penting untuk mempercepat perlindungan kesehatan bagi warga. Pemerintah daerah berharap persiapan yang matang dapat mendorong terwujudnya perlindungan kesehatan yang komprehensif bagi seluruh masyarakat.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D. Manurung, juga menekankan perlunya validasi data peserta secara berkala. Langkah itu dinilai penting agar bantuan iuran tetap tepat sasaran dan mendukung target UHC di Kabupaten Sukabumi.

Source: www.patrolisukabumi.co.id
Terkait